Thursday, January 7, 2010
at
10:21 AM
|
WATTMETER DIGITAL
Arsitektur secara umum dari Wattmeter yang akan dikembangkan diilustrasikan di dalam gambar berikut:
Gambar diagram
Gambar Diagram Blok Wattmeter yang Dikembangkan
Cara kerja rangkaian
• Beban ini adalah beban rumah atau beban total residential yang ada di rumah secara riil. Namun untuk simulasi maka dapat kita gunakan semisal lampu neon atau beban yang lain.
• Sensor, terdiri dari 3 trafo tegangan (PT), untuk memasukkan parameter tegangan dari sistem ke Wattmeter ini. Tegangan ini, akan kembali dibuat menjadi orde yang lebih kecil untuk masuk ke dalam ADC yang terdapat di mikrokontroler, karena orde rentang dalam ADC adalah kecil. Pengaturan tegangan ini bisa menggunakan PT itu sendiri (dengan pengecilan tegangan pada sisi sekunder) dan dilengkapi dengan rectifier (penyearah) sehingga tegangan yang akan keluar berupa orde tegangan DC dalam skala yang lebih kecil.
• ADC yang ini kita gunakan pada mikrokontroler ATMega16 (tentunya diprogram terlebih dahulu) yang mengubah sinyal input masukan berupa input tegangan menjadi sinyal digital yang kemudian menjadi input di komputer dengan menggunakan komunikasi serial asinkron.
• Komputer akan mendeteksi input masuk dan akan menampilkannya berupa nilai dari masing- masing yang diprogram menggunakan Delphi. Sehingga setiap detiknya akan keluar berapa W dalam penggunaan oleh beban.
• Display terdapat dua macam, yaitu LCD dan Komputer yang diprogram dengan delphi.
untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di link berikut:
http://www.ziddu.com/download/8049158/LAPORANAKHIR.doc.html
http://www.ziddu.com/download/8049139/LAPORANAKHIR.docx.html
Arsitektur secara umum dari Wattmeter yang akan dikembangkan diilustrasikan di dalam gambar berikut:
Gambar diagram
Gambar Diagram Blok Wattmeter yang Dikembangkan
Cara kerja rangkaian
• Beban ini adalah beban rumah atau beban total residential yang ada di rumah secara riil. Namun untuk simulasi maka dapat kita gunakan semisal lampu neon atau beban yang lain.
• Sensor, terdiri dari 3 trafo tegangan (PT), untuk memasukkan parameter tegangan dari sistem ke Wattmeter ini. Tegangan ini, akan kembali dibuat menjadi orde yang lebih kecil untuk masuk ke dalam ADC yang terdapat di mikrokontroler, karena orde rentang dalam ADC adalah kecil. Pengaturan tegangan ini bisa menggunakan PT itu sendiri (dengan pengecilan tegangan pada sisi sekunder) dan dilengkapi dengan rectifier (penyearah) sehingga tegangan yang akan keluar berupa orde tegangan DC dalam skala yang lebih kecil.
• ADC yang ini kita gunakan pada mikrokontroler ATMega16 (tentunya diprogram terlebih dahulu) yang mengubah sinyal input masukan berupa input tegangan menjadi sinyal digital yang kemudian menjadi input di komputer dengan menggunakan komunikasi serial asinkron.
• Komputer akan mendeteksi input masuk dan akan menampilkannya berupa nilai dari masing- masing yang diprogram menggunakan Delphi. Sehingga setiap detiknya akan keluar berapa W dalam penggunaan oleh beban.
• Display terdapat dua macam, yaitu LCD dan Komputer yang diprogram dengan delphi.
untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di link berikut:
http://www.ziddu.com/download/8049158/LAPORANAKHIR.doc.html
http://www.ziddu.com/download/8049139/LAPORANAKHIR.docx.html
Posted by
d'ParNozt
0 comments:
Post a Comment